Home » » Khutbah Idul Fitri 2012

Khutbah Idul Fitri 2012

Written By Fihrin on Sunday, March 10, 2013 | 7:45 AM


Kaum muslimin yang dimuliakan Allah
                Pada pagi yg mulia ini, hal yang pertama yang wajib kita lakukan adalah mensyukuri nikmat, dan karunia Allah SWT. Dialah yang Maha Pencipta menciptakan kita semua menjadi makhluk berupa anusia, lalu Dia menjadikan manusia makhluk yg paling sempurna di alam ini. Dialah yg menggerakkan denyut jantung kita. Dialah yg mengalirkan darah di sekujur badan kita. Dialah yg menciptakan udara sejuk yg kita hirup untuk pernafasan kita. Dialah yg menumbuhkan tumbuh-tumbuhan di permukaan bumi ini. Pendeknya Dialah yg menciptakan bumi ini dan segala isinya, dan semuanya diperuntukan untuk kita. Itulah nikmat Allah, Kita tidak dapat lepas dari nikmat Allah. Mulai dari kita bangun di pagi hari membuka mata kita, hingga kembali tidur dan menutup mata di malam hari kita tidak pernah berhenti merasakan nikmat Allah SWT. Hal ini terus berlanjut setia hari hingga ajal menjemput kita. Pantaslah Allah berfirman dalam Kitabnya “sekiranya engkau mau menghitung nikmatku maka tentu kamu tidak dapat menghitungnya” seandainya air laut dijadikan tinta untuk mencatat nikmat Allah, pasti air laut itu kering kendati didatangkan lagi 7 laut yg serupa. Oleh karena itu di pagi yg mulia ini, marilah kita tundukkan wajah kita setunduk-tunduknya untuk mengingat Allah, bertasbih dan bertahmid  memuji kebesaran dan keagungan Allah sebagai wujud syukur kita atas segala nikmatNya
سبحان الله و الحمد لله و لا إله الا الله و الله اكبر، الله اكبر الله اكبر الله اكبر و لِله الحمد
                Kaum muslimin yg berbahagia
Hari-hari di bulan Ramadan telah kita lewatkan bersama dengan puasa, shalat tarwih, tilawah, zikir shalawat dan doa. Sebulan penuh kita telah diuji oleh Allah untuk meredam hawa nafsu agar kita dapat mengendalikan nafsu yg selalu ingin mengikuti jejak dan rayuan syaithan, nafsu yg selalu ingin menyimpang dari garis kebenaran. Nafsu yg selalu ingin menang sendiri dan menindas yang lain, nafsu yg selalu ingin berbuat jahat dan menimbulkan kerusakan di muka bumi. Nafsu yg mengajak manusia ke neraka untuk berhadapan dengan azab Allah yang maha dahsyat dan maha hebat.
Puasa yang telah kita laksanakan sebulan penuh juga bertujuan untuk memupuk jiwa atau sikap peduli terhadap kaum du’afa,  agar kita dapat merasakan bagaimana perih dan pedihnya perut yang kosog dari makanan, betapa hausnya kerongkongan yang mendambakan air pelepas dahaga. Juga untuk merasakan betapa sengsaranya dan betapa beratnya penderitaan yang diderita anak-anak yatim yang ditinggal sang ayah yang mencarikan makan dan minumnya. Pagi mereka makan, namun sore hari tidak. Sehari mendapatkan sesuap nasi, tiga hari tidak. Mereka sungguh berharap kepada kita, supaya tersentuh jiwa dan hati kita untuk mengulurkan tangan kita guna memberikan sadaqah, memberikan sebagian rezki yang dititpkan Allah kepada kita. Zakat yang diwajibkan Allah adalah untuk membantu orang-orang miskin yang kelaparan, anak-anak yatim yang sedang membutuhkan pertolongan. Karena jangan sampai kita termasuk orang-orang yg dituduh oleh Allah membohongi agama, islamnya omong kosong sebagaimana firman Allah dalam surat al-Maun:
...........................أرأيت الذى يكذب بالدين
“tahukah kamu orang-orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang-orang miskin”  

Allahu Akbar 3x walillahil hamd
Kaum muslimin yang dimuliakan Allah,

Idul fitri adalah hari kelahiran kembali fitrah (kesucian) kita, yaitu fitrah islamiyah yang menyertai  setiap anak cucu adam ketika ia dilahirkan ke dunia ini dari perut ibunya.  Kita sambut lahirnya kembali fitrah kita (kesucian kita) hari ini setelah berlalunya sembilan bulan dari peredaran tahun hijriah, sebagaimana halnya dahulu kita dilahirkan dari perut ibu kita setelah berlalunya 9 bulan, ketika itu kita dalam keadaan fitrah atau suci dari noda dan dosa bagaikan kertas putih bersih tanpa tulsan. Ketika itulah ke telinga kanan dan kiri kita di kumandangkan takbir Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar sebagai kesucian fitrah kita.

Allahu Akbar 3x walillahil hamd
Jamaah id yg dimuliakan Allah SWT

Selesailah sudah kita melaksanakan ibadah puasa, dan kini masing-masing kita telah mengenakan “Libasuttaqwa”. Pakaian taqwa yang berfungsi  mewujudkan suatu kekuatan pendorong bagi setiap pribadi maupun masyarakat, guna meningkatkan amal, usaha, dan kreatifitas. Di samping itu juga berfungsi untuk melindungi diri kita dari segala bentuk pelanggaran dan penyelewengan.
Ibadah puasa bertujuan melahirkan manusia-manusia yang utuh, manusia paripurna, dan manusia-manusia muttaqin. Yaitu manusia-manusia yang mampu mengendalikan segala keinginan hawa nafsunya, manusia-manusia yang memiliki rasa persamaan dan kebersamaan, manusia-manusia yang memiliki kepedulian sosial, rasa kasih sayang terhadap sesamanya.
Ibadah puasa yang kita laksanakan sebulan penuh bertujuan untuk menjaga dan memelihara agar manusia tetap menjadi manusia, bertujuan agar manusia tidak menjadi binatang dalam bentuk manusia. Yaitu manusia yang dikuasai oleh hawa nafsunya, angkuh karena kekayaan dan jabatan.
Ibadah puasa berhasilmempertemukan dan mempersatukan anggota keluarga, ayah ibu dan anak-anaknya melalui makan sahur bersama, berbuka bersama dan shalat bersama sehingga terbinalah kerukunan keluarga.
Ibadah puasa telah mempertemukan dengan penuh keakraban antara pemimpin dan rakyatnya, antara ulama dan umatnya, tetangga dengan tetangga, ulama dengan umara lewat melalui acara buka puasa bersama, shalat tarawih bersama, sehigga terbinalah ukhuwah islamiyah, terbinalah kerukunan yang mana kita kokohkan kembali melalui hari raya idul fitri di pagi hari ini.
Itulah hadirin sekalian, benang-benang pakaian taqwa yang telah kita tenun, dan kita telah pintal sebulan penuh untuk kemudian kita pakai hari ini dan sepanjang masa. Amin Ya Rabbal Alamin. “Selamat berpisah dan selamat jalan tamu agung bulan suci Ramadhan”.

Allahu Akbar 3x walillahil hamd
Kaum muslimin muslimat yang dirahmati Allah SWT

Berbahagialah kaum muslimain yang beridul fitri hari ini dengan anggota keluarga yang masih lengkap, ada ayah, ibu, nenek, beserta anak-anaknya. Sebab betapa banyak dari suami tidak lagi merasakan belaian kasih istrinya, istri tidak lagi merasakan bimbingan dan perlindungan suaminya, anak-anak tidak lagi melihat senyuman ibu dan ayahnya, ayah dan ibu tidak lagi mendengar tawa dan tangis anak-anaknya karena mereka telah dipanggil menghadap oleh Sang Pemilik segala sesuatu yaitu Allah SWT.

Allahu Akbar 3x walillahil hamd
Saudara kaum muslimin muslimat rahimakumullah.

Suatu ketika Rasulullah SAW akan menyampaikan khutbah idul fitri pada hari raya, ketika Rasulullah akan naik dia atas mimbar dan menginjakkan kakinya pada tangga mimbar yang pertama, oleh beberapa orang sahabat kedengaran rasulullah mengucapkan “amin”. Kemudian nabi saw meginjakkan kakinya pada tangga mimbar yang kedua, kembali lagi nabi saw kedengaran mengucapkan ‘’amin’’. Bahkan sampai nabi menginjakkan kaki pada tangga mimbar yang ketiga, nabi masih kedengaran mengucapkan ‘’amin’’. Setelah Nabi selesai berkhutbah, salah seorang sahabat yang bernama Muaz bin Jabal yang kebetulan mendengar ucapan nabi tadi bertanya, “ Ya Rasulullah!, Engkau naik mimbar dan membaca “amin” tiga kali, maka apakah hikmahnya ?. Beliau menjawab, “telah datang kepadaku malaikat Jibril AS seraya berkata “hai Muhammad !”
مَنْ أَدْرَكَ شهر رمضان و لم يصُم إلى اٰخره و لم يغفر له دخل النار، فأبعده الله منها، فقلت اٰمين.
“barang siapa yang mendapatkan bulan ramadhan, lalu dia tidak berpuasa sampai akhir bulan dan dia tidak diampuni oleh Allah, maka ia masuk neraka, semoga ia dijauhkan dari neraka, maka saya mengucapkan “amin”.
Kemudian malaikat Jibril AS kembali berkata “ hai Muhammad !”
مَنْ أَدْرَكَ أبَوَيه او أحد هما  و لم يَبِرَّ هما فمات دخل النار، فأبعده الله منها، فقلت اٰمين.
“ barang siapa yang masih mendapati kedua orang tuanya atau salah satunya, namun dia tidak berbuat baik kepadanya, lalu ia meninggal dunia, maka ia masuk neraka, mudah-mudahan ia dijauhkan oleh Allah dari neraka, maka saya ucapkan “amin”
Selanjutnya Jibrl AS kembali berkata “hai Muhammad !”
مَنْ ذكر عنده اسمُك  و لم يُصلِّ عليك دخل النار، فأبعده الله منها، فقلت اٰمين.
“barang siapa yang mendengarkan namamu disebut, lalu ia tidak bershalawat kepadamu, maka ia masuk neraka, mudah-mudahan dia dijauhkan oleh Allah dari neraka. Maka saya pun kembali mengucapkan “amin”

Allahu Akbar 3x walillahil hamd
Kaum muslimin muslimat yang dirahmati Allah SWT

Jerih payah kita mengerjakan ibadah puasa diberi pengobat hati oleh Allah SWT sebagaimana tersebut dalam sebuah hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abu Saad al-Anshari :
إذا كان يوم عيد الفطر وقفت الملائكة على أبواب الطرق، فنادوا: اغدوا يا معشر المسلمين إلى ربٍّ كريم، يمنّ بالخير، ثم يثيب عليه الجزيل، لقد أمرتم بقيام الليل فقمتم، وأمرتم بصيام النهار فصمتم، وأطعتم ربكم فاقبضوا جوائزكم، فإذا صلوا نادى مناد: ألا إن ربكم قد غفر لكم فارجعوا راشدين إلى رحالكم، فهو يوم الجائزة، ويسمى ذلك اليوم في السماء يوم الجائزة
“Apabila hari raya idul fitri telah tiba, berdirilah para malaikat di pintu-pintu jalan raya, seraya berseru : berduyung-duyunglah wahai sekalian kaum muslimin menuju ampunan dari Tuhan Yang Mulia. Karena Tuhan telah membentangkan pengharapan bagi kalian semuanya setelah kalian kerjakan perintahNya, dengarlah berita gembira dariNya yaitu pahala yang berlipat ganda.  Dianjurkannya agar kamu shalat malam (tarawih) lalu kamu kerjakan anjuran tersebut, diperintahkannya kamu berpuasa, lalu kamu kerjakan puara itu. Kalian telah mentaati perintah Tuhan kalian, sekarang terimalah pahala kalian. Setelah orang-orang ini selesai melaksanakan shalat id bersama-sama, menyerulah sesosok malaikan : ketahuilah oleh kalian semuanya, bahwa dosa kamu telah diampuni, oleh sebab itu setelah selesai shalat ied ini kembalilah ke tempatmu masing-masing. Hari ini telah diberi nama oleh Tuhan kalian dengan nama “hari menerima hadiah pahala, dan di langit pun dia telah diberi nama “hari menerima pahala”

Hadirin hadirat yang berbahagia
Allahu Akbar 3x Walillahil hamd

Itulah sabda rasulullah SAW tentang keutamaan hari ini. Hari menerima pahala setelah bersusah payah, sekarang bagi kita sekalian adalah memperbaiki hubungan di antara kita, yaitu hubungan sesama manusia. Hari ini adalah momen yang sangat tepat untuk memberi maaf, menghubungkan kembali tali silaturrahim yang terputus, menghapus rasa dendam dan iri hati, menggantinya dengan kasih sayang dan cinta kasih. Memberikan maaf terlebih dahulu sebelum maaf itu diminta. Menunjukkan hati yang bersih, dada yang lapang dan muka yang berseri-seri.
Dalam salah satu sabdanya, yang bersanad dari Imam Abu Hurairah RA, Rasulllah SAW bersabda :
ثلاث من كن فيه حاسبه الله حسابا يسيرا و أدخله الجنة : تعطى من حرمك و تعفو عمن ظلمك و تصل من قطعك    (رواه الحاكم )
“ada tiga hal yang barang siapa memiliki atau terdapat padanya ketiga hal tersebut, maka ia akan dihisab (dihitung amalnya) dengan penghisaban yang ringan serta Allah SAW akan memasukkannya ke dalam surga, yaitu : (1) memberi orang yang enggan memberi kepadamu,(2) memaafkan orang yang telah berbuat aniaya dan salah kepadamu, dan (3)menghubungkan silaturrahim dengan orang yang telah memutuskan hubungan denganmu”

                Allahu Akbar 3x walillahil hamd
                Kaum muslimin muslimat rahimakumullah

                Shalat idul fitri yang baru saja kita laksanakan adalah merupakan pernyataan kebulatan tekad kepada Allah SWT bahwa kita semua yang hadir di sini adalah hamba-hambaNya yang baru kembali dari medan jihad yang paling besar, jihad memerangi hawa nafsu. Dan selanjutnya telah siap melaksanakan ajaran-ajaran puasa yang telah diberikan kapada kita selama sebulan penuh.
Shalat ied juga mengandung ajaran persatuan dan persamaan, sehingga dalam pelaksanaan shalat ied secara berjamaah hari ini, orang-orang miskin yang hadir akan melihat dan merasakan bahwa mereka sederajat dengan orang-orang kaya yang hadir, sama-sama ruku dan sujud di hadapan Allah SWT Pencipta alam semesta. Orang-orang lemah akan melihat dan merasakan bahwa mereka sederajat dengan orang-orang yang kuat, sama-sama ruku dan sujud di hadapan Sang Khaliknya. Rakyat jelata yang hadir hari ini akan melihat dan merasakan bahwa mereka sederajat dengan pemimpin-pemimpinnya, sama-sama ruku dan sujud bersimpuh di hadapan Azza wajallah.
Dan akhirnya kita akan berpisah dan meninggalkan tempat ini dengan membawa perasan yang sama pula   المؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضهم بعضا(orang mu’min terhadap sesamanya mu’min, bagaikan sebuah bangunan, saling menguatkan antara satu dengan yang lainnya).
Demikianlah sebagian hikmah disyariatkannya ibadah-ibadah oleh Allah SWT termasuk ibadah puasa dan shalat idul fitri agar kita jadikan sebagai syiar kesatuan dan persatuan serta syiar persamaan. Bukankah orang-orang yang berpuasa sama-sama merasakan lapar dan haus. Apakah  ia pemimpin atau yang dipimpin, kaya atau miskin. Semua hal itu menunjukkan bahwa kita semua sebagai manusia, sebagai bangsa, sebagai makhluk ciptaan Allah SWT adalah senasib dan sepenanggungan.

Allahu akbar 3x walillahil hamd
Kaum muslimin muslimat rahimakumullah !

Kembali kami tegaskan, berbahagialah orang-orang yang masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT berpuasa dan berlebaran di hari ini bersama-sama kedua orang tuanya, anggota keluarganya, sanak saudaranya. Betapa banyak orang yang berpuasa dan berlebaran di hari raya ini tanpa kedua orang tuanya, anggota keluarganya, sanak saudaranya di sisinya. Apakah karena sudah lebih dulu dipanggil oleh Allah SWT ataukah karena disebabkan sakit yang menderanya sehingga hanya mampu tergolek di pembaringan, atau mungkin keluarganya masih lengkap tetapi berada di perantauan mengadu nasib demi menghidupi anggota keluarga yang ada di kampung halamannya.
Akhirnya kepada mereka yang telah berhasilmendapatkan kemenangan melawan hawa nafsunya melalui ibadah puasa, kita ucapkan selamat :  من العائدين و الفائزين تقبل الله منا و منكم تقبل يا كريم
Mari kita bersama-sama melepaskan kepergian bulan ramadhan dengan air mata kegembiraan dan kemenangan, semoga Allah SWT berkenan mempertemukan kita kembali bulan ramadhan yang akan datang, amin ya Rabbal alamin.
                Dan kepada mereka yang gagal, karena menyerah sebelum maju ke medan jihad, atau karena lari dari medan jihad dengan berbagai macam alasan, kita serukan sadarlah, sekali lagi sadarlah, hidup di dunia ini hanya sekali saja. Kita tidak hidup seperti batu di atas bumi ini. Sadarlah karna ajal kita selalu mengintai. Sebelum ajal menghampiri manfaatkanlah sebaik mungkin detik-detik terakhir hari ini untuk bertaubat, mencuci hatinya dengan air mata penyesalan dan bertekad tidak akan pernah mengulangi kesalahan yang telah diperbuat, semoga Allah berkenan mengampuni, karena Allah Pengampun lagi Maha Penerima Taubat, Amin Ya Rabbal Alamin.
                Sebagai penutup marilah kita bersama-sama menadahkan tangan ke langit, bersama-sama memohon ampun dan memohon karunia Allah, semoga diberikan keimanan yang teguh, hati yang khusyu, keyakinan yang mantap, ilmu yang bermanfaat, agama yang kokoh, amal yang shalih, kebajikan yang berlimpah, kesehatan yang sempurna, solusi atau pemecahan atas setiap persoalan yang menghadang, kesembuhan dari setiapa penyakit yang mendera, kebebasan dari baban hutang yang menghimpit. Terakhir, mudah-mudahan Allah SWT berkenan mengantarkan kita ke jalan yang terang benderang demi menyongsong masa depan bahagia kita baik di dunia maupun di akhirat kelak, amin ya Rabbal alamin !
اعوذ بالله من الشيطان الرجيم. قد افلح من تزكى و ذكر اسم ربه فصلى
بارك الله لى و لكم و جعلنى و إياكم من العائدين و الفائزين و السعداء المقبولين. امين يا رب العالمين


( الخطبة الثانية  )
الله اكبر ٣× الله اكبر ٣× الله اكبر ١×
الحمد لله الذى أعاد الأعياد و كرر و أطال الأعمال إلى إدراك هذا اليوم و أخّر، و إجاز الصائمين بجزيل الثواب و كامل الأجر الموفر، أحمده سبحانه ان خلق و صور، أشهد ان لا إله إلا الله وحده لا شريك له، شهادة يَثقلُ بها الميزان فى المحشر. و أشهد أن سيدنا محمدا عبده و رسوله المبعوث للأسود و الأحمر، اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على اله و أصحابه الفائزين بالشرف الأثنى و الفضل الأفخر.
أما بعد :
فيا ايها الناس إتقوا الله تعالى حق تقاته و لا تموتن إلا و أنتم مسلمون وأطيعوا الله والرسول و أولى الأمر منكم،  فقال تعالى مخبرا و اٰمرا : إن الله و ملائكته يصلون على النبى، يا أيها الذين اٰمنوا صلوا عليه و سلموا تسليما، اللهم صل و سلم و بارك على سيدنا محمد و على اٰله و اصحابه و التابعين و من تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، و ارض عنا معهم برحمتك يا أرحم الراحمين.
                اللهم اغفر للمسلمين و المسلمات و المؤمنين و المؤمنات الأحياء منهم و الأموات برحمتك يا أرحم الراحمين. اللهم اغفر لجميع موت المسلمين الذين شهدوا لك بالوحدانية و بنبيك بالرسالة و ماتوا على ذلك، اللهم اغفر لهم و ارحمهم و عافهم و اعف عنهم و أكرم نزلهم و وسع مدخلهم واغسلهم بالماء و الثلج و البرد و نقهم من الذنوب و الخطايا كما ينق الثوب الأبيض من الدنس و ارحمنا اللهم برمتك إذا صرنا إلى ما صارو إليه تحت الجنادر و التراب و حدنا. اللهم اقسم لنا من خشيتك ما تحول به بيننا و بين معصيتك، و من طاعتك ما تبلغنا بها جنتك و من اليقين ما تهون به علينا مصائب الدنيا و متعنا اللهم بأسماعنا و أبصارنا و قواتنا ابدا ما أبقيتنا و اجعله الوارث منا و اجعل ثأرنا على من ظلمنا وانصرنا على من عادانا و لا تجعل مصيبتنا فى ديننا و لا تجعل الدنيا اكبر همنا و لا مبلغ علمنا و لا إلى النار مصيرنا و لا تسلط علينا بذنوبنا  من لا يخافك فينا و لا يرحمنا برحمتك يا أرحم الراحمين. اللهم انصر من نصر الدين و اخذل من هزل المسلمين و دمر اعداء الدين و اعل كلمتك إلى يوم الدين. اللهم احسن عاقبتنا فى الأمور كلها و اجرنا من خزى الدنيا و عذاب الأخرة. اللهم إنا نسألك موجبات رحمتك و عزائم مغفرتك و الغنيمة من كل بر و السلامة من كل إثم و الفوز بالجنة و النجاة من النار و العفو عند الحساب.

  Khutbah idul fitri 2012 – Masjid Babussalam Sanipah - Khatib: Fihrin

Share this article :


 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. fihrin's Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger